1. IT

Panduan Lengkap CSS: Pengertian, Cara Kerja & Fungsinya

Dalam mengembangkan sebuah situs web, seorang developer membutuhkan beberapa kode pemrograman. Salah satunya adalah CSS. Apa itu CSS? CSS merupakan singkatan dari Cascading Style Sheet. Tanpa adanya CSS, tampilan website akan terlihat biasa atau bahkan tidak menarik.

Untuk itu, pada kesempatan ini Teknohacks akan membahas seputar CSS. Mulai dari pengertian CSS. cara kerja, fungsi hingga jenis jenisnya. Berikut pembahasannya.

Apa Itu CSS?

apa itu css
Apa Itu CSS? (sumber: kapalomen)

CSS adalah sebuah markup language yang berguna untuk mengatur dan menyederhanakan proses pembuatan situs web. Pada umumnya, cascading style sheet sering diterapkan untuk mendesain tampilan front end website. CSS juga mampu mengatasi masalah tampilan dan rasa dari halaman situs website.

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan menggunakan cascading style sheet dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain, misalnya PHP dan HTML. Pada saat memakai CSS, pengguna bisa melakukan konfigurasi warna pada teks, jenis tulisan, baris antar paragraf hingga jenis latar belakang yang ingin digunakan.

Tidak hanya itu saja, cascading style sheet dapat dimanfaatkan untuk mendesain tata letak (layout), beragam tampilan device yang berbeda dan berbagai efek yang diterapkan dalam situs web.

Perlu diketahui bahwa belajar CSS sangat mudah dan cukup powerful. Sebab, kode tersebut dapat memonitor penyajian tampilan dari dokumen HTML yang disediakan. Tampilan yang dimonitor oleh CSS adalah tampilan yang sederhana hingga kompleks.

Maka dari itu, tidak heran jika sampai saat ini kode tersebut masih dimanfaatkan di berbagai jenis website yang nantinya akan digabungkan dengan PHP maupun HTML.

Cara Kerja CSS

cara kerja css
Cara Kerja CSS (sumber: techfor)

Untuk memahami fundamental dari CSS, sebaiknya pahami terlebih dahulu mengenai penggunaan HTML modern. Hampir seluruh programmer selalu membuat halaman sesuai dengan box modelnya. Sebab, halaman website merupakan sekumpulan kotak yang memiliki elemen diskrit dan saling terhubung satu sama lain.

Selain itu, elemen adalah bagian dari HTML website. Berikut ini merupakan salah satu contoh elemen HTML.

<p>Contoh Elemen</p>

Apabila ingin menambahkan warna lain pada teks tersebut, developer dapat menambahkan kode CSS di bawah ini.

p { color:yellow; font-weight:italic; }

Huruf “p” merupakan kode CSS yang menggambarkan sebuah elemen HTML atau sering disebut selector. Selain itu, contoh dari properti adalah color dan font-weight. Sedangkan, yellow serta italic merupakan contoh dari sebuah nilai di dalam CSS.

Di dalam CSS, sebuah elemen HTML ditulis di bagian kiri sebelum tanda {} (kurung kurawal). Sedangkan, properti serta nilai berada di dalam tanda kurung kurawal {}. Jadi, seluruh informasi yang ditulis di dalam kurung kurawal disebut sebagai deklarasi CSS.

Fungsi CSS

fungsi css
Fungsi CSS (sumber: Pixabay)

Apa itu CSS dari segi fungsi? Fungsi dari CSS adalah sebagai platform yang dapat merepresentasikan suatu tampilan, baik dalam bentuk huruf, gambar dan sebagainya di laman website. Berikut adalah fungsi CSS yang telah Teknohacks rangkum.

  • Dapat menentukan font untuk peramban (browser).
  • Mampu memilih warna, ukuran teks dan tautan.
  • Bisa mengatur background website.
  • Mengandung elemen HTML dan mempunyai kemampuan dalam memasukkan style ke CSS.

Kelebihan CSS

kelebihan css
Kelebihan CSS (sumber: Unsplash)

Apa itu CSS dari sisi kelebihan? Kelebihan CSS adalah sangat mudah untuk dipahami sehingga dapat dikontrol dan dikombinasikan dengan bahasa pemrograman. Berikut ini merupakan kelebihan dari CSS, diantaranya:

1. Proses Memuat Halaman Lebih Cepat

Apabila memakai CSS, pengguna sudah tidak perlu menuliskan atribut HTML pada setiap file nya. Cukup memasukkan satu aturan CSS, maka proses memuat halaman akan menjadi lebih cepat karena hanya mengandung sedikit kode pemrograman saja.

2. Perawatannya Sangat Mudah

Jika ingin melakukan perawatan pada CSS, user hanya perlu mengubah fungsi style pada file CSS nya saja. Maka, semua tampilannya akan berubah secara otomatis dan pengguna bisa melakukan pemeliharaan terhadap website dengan mudah.

3. Proses Desain Lebih Cepat

Bagi website yang tidak memakai CSS akan merasa sulit dalam melakukan proses desain. Sebab, proses tersebut dilakukan dengan menyalin satu per satu ke setiap file laman HTML.

Sedangkan, bagi situs website yang memanfaatkan CSS akan lebih cepat, terutama pada proses desain. Sebab, setiap user ataupun developer cukup memasukkan satu fungsi CSS saja, lalu secara otomatis bisa diterapkan pada semua halaman HTML.

Di sisi lain, fungsi yang telah dibuat dalam satu file bisa dipanggil ke berbagai halaman web tanpa harus menyalin kode secara berulang.

4. Memiliki Style yang Beragam

CSS memiliki atribut yang beragam dibandingkan dengan HTML atau bahasa pemrograman lain. Sehingga, keuntungan yang didapat adalah memiliki banyak tampilan halaman website.

5. Sebagai Standar Pembangunan dan Pengembangan Web

Faktanya, semua website yang ada di dunia internet sudah memakai CSS. Selain memiliki tampilan yang menarik dan unik, beberapa peramban populer juga mendukung penggunaan CSS.

Kekurangan CSS

kekurangan css
Kekurangan CSS (sumber: Unsplash)

Apa itu CSS dari segi kekurangan? Kekurangan yang dimiliki CSS adalah terdapat beberapa peramban lama yang tidak support dengannya dan setiap user wajib paham dalam penerapannya.

Jenis Jenis CSS

jenis jenis css
Jenis Jenis CSS (sumber: Unsplash)

Setelah memahami penjelasan sebelumnya, kali ini Teknohacks akan membahas 3 jenis CSS, yaitu:

1. Internal

Apa itu CSS internal? Internal CSS adalah sebuah tipe penulisan kode file CSS yang terpisah. Akan tetapi, penulisan ini sering diterapkan pada file header HTML dan sangat sesuai untuk dipakai dalam menciptakan tampilan yang berbeda.

2. Eksternal

Apa itu CSS eksternal? CSS eksternal adalah suatu penempatan kode markup language dengan menggunakan file berformat .css. Cara ini lebih sederhana dan cukup simpel dibandingkan dengan memakai elemen HTML. Sementara itu, proses tersebut bisa dimanfaatkan untuk mendeklarasikan sebagian konfigurasi pada front end.

3. Inline

Apa itu CSS inline? CSS inline adalah tipe penulisan CSS yang dimasukkan ke dalam konten HTML. Jenis yang satu ini hanya mempengaruhi satu bagian baris kode saja dan kurang efektif jika ingin diterapkan pada website.

Baca juga : Laravel: Pengertian, Fitur, Tools, dan Tips Belajarnya

Itulah pembahasan kali ini mengenai apa itu CSS. Semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan Anda seputar IT. See you in the next article!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Panduan Lengkap CSS: Pengertian, Cara Kerja & Fungsinya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Target audience merupakan kelompok konsumen khusus yang memiliki potensi tertinggi dan tertarik dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, sasaran pasar atau audiens target ini harus menjadi fokus dalam kampanye periklanan Anda. Strategi pemasaran untuk mencapai target pasar biasanya dapat didasarkan pada beberapa kriteria, seperti usia, lokasi, jenis kelamin, pendapatan, socioeconomic status, […]
    Menjadi wirausahawan adalah impian bagi banyak orang. Namun, sebelum memulai usaha, penting untuk memahami perbedaan wirausaha dan kewirausahaan. Banyak yang mengira bahwa wirausaha dan kewirausahaan sebagai dua hal yang sama. Walaupun, wirausaha dan kewirausahaan adalah dua hal yang saling berkaitan, kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Penasaran apa perbedaan wirausaha dan kewirausahaan? Simak […]

    Trending

    Industri game di Indonesia berkembang pesat, dengan banyaknya pemain dari berbagai usia  menjadikannya sebagai hobi sekaligus mengisi waktu saat senggang. Namun, hal ini mendapatkan pertanyaan apakah game tersebut terdapat titik kritis (indikator suatu kehalalan) oleh pihak terkait? Konsep “game halal” didefinisikan sebagai game yang tidak mengandung unsur-unsur terlarang dalam Islam, seperti judi, kekerasan berlebihan, pornografi, […]
    Dalam dunia digital marketing, terdapat strategi yang disebut STP atau Segmentasi, Targeting, dan Positioning. Terdapat tiga tahapan dalam pendekatan pemasaran tersebut yaitu segmentasi, targeting, dan positioning itu sendiri. Para pebisnis tentunya perlu mengetahui konsep dari segmentasi targeting positioning agar bisa menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini! Apa itu Segmentasi, […]