1. Jaringan

Apa Itu Provider? Ketahui Arti, Fungsi, & Contohnya

Begitu banyak aktivitas yang kita lakukan saat ini membutuhkan internet. Sesuatu yang sulit bisa menjadi lebih mudah. Dengan tingginya kebutuhan akan internet, maka berbagai provider pun mulai bermunculan. Arti provider adalah penyedia layanan. Sedangkan, tugas provider adalah membantu dan memberikan pelayanan kepada setiap orang dengan mudah.

Untuk mengetahui lebih dalam apa itu provider, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Provider?

Provider adalah korporasi yang menyediakan berbagai layanan kepada pengguna. Istilah ini menjadi sebutan bagi pembuat website atau sistem dan penyedia layanan internet. Meski di Indonesia masyarakat umum lebih akrab menyebutnya sebagai provider, istilah resmi yang digunakan secara internasionalnya adalah ISP.

ISP merupakan singkatan dari internet service provider. Apabila diuraikan, internet adalah sebuah sistem komunikasi dan informasi global berbasis online, service adalah layanan yang diberikan seseorang atau perusahaan, sedangkan provider adalah penyedia layanan.  Internet service provider adalah perusahaan yang menyediakan layanan internet.

Fungsi Provider Internet

Provider internet memiliki 7 fungsi. Berikut rangkuman singkat tentang fungsi provider internet.

  • Sebagai pengubung jaringan internet.
  • Penyedia modem agar terkoneksi dial up.
  • Menghubungkan pengguna dengan WWW (World Wide Web) melalui browser agar bisa mengakses berbagai kebutuhan, seperti email, website, hosting dan masih banyak lagi.
  • Menghubungkan pengguna komputer ke data terdekat yang terhubung dengan jaringan internet.
  • Dapat mencegah virus dengan menggunakan layanan anti virus.
  • Memberikan informasi secara cepat dan luas dari berbagai sumber.
  • Dapat berkomunikasi secara online.

Cara Kerja Layanan Provider

Cara Kerja Layanan Provider (sumber: Network Software Technologies)
Cara Kerja Layanan Provider (sumber: Network Software Technologies)

Cara kerja layanan provider sangat sederhana. Menghubungkan komputer ke jaringan internet dengan menggunakan modem atau router. Alat ini kemudian secara otomatis akan mengirimkan permintaan ke internet service provider. Perangkat yang sering digunakan adalah access point, modem, desktop dan smartphone.

ISP memiliki cache yang sangat besar dalam mengirim data dengan kecepatan tinggi. Adanya jeda dalam layanan ini dapat menyebabkan kerugian besar dan ketidaknyamanan bagi para pengguna.

Contohnya adalah kecepatan internet yang berkurang sehingga menyebabkan akses informasi menjadi terhambat atau bahkan berhenti. Oleh sebab itu, menjaga jaringan pada internet service provider sangat penting jika hal tersebut tidak ingin terjadi.

Berbagai Jenis Layanan Provider

Provider hadir dalam berbagai jenis. Hal ini merupakan usaha dalam menghadirkan produk yang relevan dengan minat pengguna. Selain itu, user bisa menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan. Berikut berbagai jenis layanan provider.

1. Dial Up

Dial up dalam layanan provider adalah penghubung jaringan internet melalui kabel telepon atau modem. Layanan ini sering digunakan oleh warnet (warung internet). Terdapat dua layanan akses yang diberikan, pribadi (personal) atau corporate (profesional).

Dial up pribadi tidak membutuhkan waktu yang lama dalam penggunaannya. Sedangkan, corporate membutuhkan waktu yang lama.

2. Mobile Access

Layanan kedua dari provider adalah mobile access. Mobile access dalam layanan provider adalah sebuah layanan yang memberikan kemudahan dalam mengakses internet. Jenis ini hanya ditujukan untuk smartphone. Jaringan internet yang digunakan terbagi menjadi dua tipe, yaitu GSM dan CDMA. Layanan ini biasa digunakan oleh perorangan, toko online dan UMKM.

3. Broadband over Power Lines (BPL)

BPL (Broadband over Power Lines) adalah salah satu layanan dari provider yang memberikan akses internet menggunakan jaringan televisi. User hanya perlu menambahkan alat berupa modem tipe broadband.

Pengguna BPL diberikan banyak kemudahan, salah satunya adalah dapat menggunakan internet secara bersamaan dengan menonton televisi. Kecepatan yang didapatkan antara 384 Kb sampai 3 Mb.

4. Digital Subscriber Line (DSL)

DSL (Digital Subscriber Line) adalah salah satu layanan provider yang membutuhkan kabel telepon dalam pemasangannya. Digital subscriber line memiliki kecepatan internet yang baik. Kemampuannya melebihi dial up.

Jenis ini memiliki frekuensi berbeda. Pengguna DSL dapat memakai saluran telepon secara bersamaan menggunakan internet.

5.Satellite Very Small Aperture Terminal (VSAT)

VSAT merupakan salah satu layanan internet yang menggunakan broadband serta sambungan satelit tanpa membutuhkan kabel telepon. Pengguna dapat terhubung ke internet melalui satelit yang mengorbit Bumi.

Satellite Very Small Aperture Terminal membutuhkan biaya yang cukup mahal. Namun, harga tersebut sesuai dengan kualitasnya karena layanan ini dapat digunakan di mana saja. Kecepatannya  lebih lambat dari DSL atau kabel.

6. T1 dan T3 Line

Jenis layanan T1 memiliki kecepatan sebesar 1.544 Mbps. User T1 perlu menyediakan kabel telepon. Kecepatan yang dimiliki T1 menjadi pilihan bagi perusahaan atau lembaga pemerintah.

Layanan T3 memiliki kecepatan berbeda dengan T1, yaitu sebesar 44.725 Mbps. Namun, dalam penggunaannya membutuhkan kabel fiber optik sebagai penghantar jaringan.

7. Hotspot

Hotspot adalah sebuah sinyal yang terdapat di area tertentu. Jenis ini sering ditemukan di tempat umum, seperti mall atau cafe. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian pengunjung.

Jenis provider yang satu ini memberikan akses bagi penggunanya dengan menggunakan berbagai macam perangkat, seperti smartphone, laptop, komputer dengan jaringan WIFI.

8. Fiber Optik

Fiber optik adalah jenis broadband dengan kecepatan tinggi yang menggunakan kabel optik. Kecepatan aksesnya mencapai 1 Gbps. Keunggulannya adalah lebih baik dalam mentransfer data daripada kabel tembaga.

Konsumen yang cocok menggunakan layanan ini adalah pemerintah atau perusahaan karena membutuhkan internet cepat agar seluruh aktivitas berjalan dengan baik.

9. Gelombang Radio

Jenis layanan terakhir dari provider adalah gelombang radio. Gelombang radio merupakan gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi paling rendah. Layanan yang satu ini hanya menjadi sebuah opsi bagi para pengguna internet, terutama di daerah tertentu dengan jarak khusus dari pemancar. Kecepatan akses yang didapat sebesar 512 Kb.

Contoh Layanan Provider di Indonesia

Selain jenis, terdapat 4 contoh provider di Indonesia, diantaranya:

Contoh Layanan Provider di Indonesia (sumber: How Same)
Contoh Layanan Provider di Indonesia (sumber: How Same)

1. Indihome

Indihome merupakan contoh provider atau ISP yang dikelola oleh Telkom. Selain itu, provider ini memiliki jangkauan internet yang luas dan tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya menyediakan internet, perusahaan ini juga menyediakan layanan televisi kabel serta telepon rumah.

2. CBN

PT Cyberindo Aditama (CBN) merupakan perusahaan ISP yang menyediakan berbagai layanan, seperti internet, tv kabel dan sebagainya. CBN menggunakan broadband untuk memberikan koneksi internet yang cepat. Koneksi yang ditawarkan berupa kabel optik dan wireless dengan kecepatan mencapai 1 Gb.

3. Ozon

Ozon merupakan perusahan penyedia layanan internet yang memberikan harga terjangkau dengan kecepatan stabil.

4. Provider Seluler

Contoh terakhir dari provider adalah provider seluler. Pengguna layanan ini sangat banyak dan beragam. Provider seluler di Indonesia terdiri dari Telkomsel, XL, Indosat, Smartfren dan Tri. Masing-masing memberikan pelayanan terbaiknya agar menjadi yang tercepat dan terjangkau. 

Baca juga: Apa Itu Bandwidth? Kenali Arti, Fungsi, & Jenisnya [LENGKAP]

Itulah beberapa penjelasan tentang provider yang harus Anda ketahui. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat. Jangan lupa untuk nantikan pembahasan menarik lainnya dari Teknohacks.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Apa Itu Provider? Ketahui Arti, Fungsi, & Contohnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Target audience merupakan kelompok konsumen khusus yang memiliki potensi tertinggi dan tertarik dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, sasaran pasar atau audiens target ini harus menjadi fokus dalam kampanye periklanan Anda. Strategi pemasaran untuk mencapai target pasar biasanya dapat didasarkan pada beberapa kriteria, seperti usia, lokasi, jenis kelamin, pendapatan, socioeconomic status, […]
    Menjadi wirausahawan adalah impian bagi banyak orang. Namun, sebelum memulai usaha, penting untuk memahami perbedaan wirausaha dan kewirausahaan. Banyak yang mengira bahwa wirausaha dan kewirausahaan sebagai dua hal yang sama. Walaupun, wirausaha dan kewirausahaan adalah dua hal yang saling berkaitan, kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Penasaran apa perbedaan wirausaha dan kewirausahaan? Simak […]

    Trending

    Industri game di Indonesia berkembang pesat, dengan banyaknya pemain dari berbagai usia  menjadikannya sebagai hobi sekaligus mengisi waktu saat senggang. Namun, hal ini mendapatkan pertanyaan apakah game tersebut terdapat titik kritis (indikator suatu kehalalan) oleh pihak terkait? Konsep “game halal” didefinisikan sebagai game yang tidak mengandung unsur-unsur terlarang dalam Islam, seperti judi, kekerasan berlebihan, pornografi, […]
    Dalam dunia digital marketing, terdapat strategi yang disebut STP atau Segmentasi, Targeting, dan Positioning. Terdapat tiga tahapan dalam pendekatan pemasaran tersebut yaitu segmentasi, targeting, dan positioning itu sendiri. Para pebisnis tentunya perlu mengetahui konsep dari segmentasi targeting positioning agar bisa menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini! Apa itu Segmentasi, […]